Bersihkan Ruang Digital dari Sampah Judi Online

Thu, Aug 4, 2022 1:11 PM
By Noer - Bersamamedia
News Article

Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengharapkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dapat memblokir aplikasi judi online yang semakin marak. Ucapan LaNyalla tersebut dilakukan untuk menanggapi pro-kontra warganet.

Pro-kontra terhadap sikap Kementerian Kominfo ini karena membiarkan sejumlah situs yang terindikasi sebagai penyedia judi online. Dan, itu dilegalkan karena terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Sementara, sejumlah aplikasi permainan atau game online diblokir karena tidak mendaftar sebagai PSE.

"Saya minta Kemenkominfo bergerak cepat melakukan pemblokiran situs maupun aplikasi perjudian online. Pasalnya belakangan ini semakin marak dan menyasar anak-anak muda. Karena jiwa muda yang penuh penasaran akhirnya mencoba dan terjebak perjudian online," ujar LaNyalla yang sedang reses di Jawa Timur, Rabu (3/8/2022).

Menurut LaNyalla, pemblokiran jangan sekedar memenuhi desakan warganet. Namun, kebijakan yang secara moral harus diambil demi penyelamatan aset bangsa dan juga sejumlah materi yang dimiliki masyarakat.

"Seperti situs pinjaman online yang terus bermetamorfosis menjadi nama-nama baru dan situs-situs baru, begitu juga judi online. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo harus lebih bekerja keras lagi untuk membersihkan dunia digital dari sampah-sampah yang dapat merusak generasi kita," papar dia.

LaNyalla menambahkan keberadaan aplikasi dan situs judi online juga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Sangat jelas, judi online itu perbuatan melanggar hukum. Makanya Kominfo harus tegas dalam hal ini. Bahkan bisa diambil tindakan hukum kalau tidak mau ikuti aturan," katanya.

Comment

Leave a reply
Your email address will not be published.