DKI Capai Target 7,5 Juta Vaksinasi Sebelum Agustus 2021

Sun, Aug 1, 2021 7:27 AM
By Mona - Bersamamedia
News Article

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencapai target vaksinasi sebesar 7,5 juta orang untuk dosis awal sebelum Agustus 2021.

“Kita lebih cepat satu bulan dari target yang telah ditetapkan,” tutur Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sabtu (31/7/2021).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan hingga akhir Agustus 2021, sebanyak 7,5 dari 10,6 juta penduduk DKI Jakarta sudah memperoleh vaksin Covid-19 demi tercapainya kekebalan kelompok (herd immunity).

Sementara itu, tutur Anies, target vaksinasi di DKI Jakarta mencapai 8,81 juta orang. Berdasarkan data corona.jakarta.go.id pada Sabtu (31/7) tercatat vaksinasi untuk dosis pertama diberikan kepada 7.507.340 orang atau 85,2 persen dari target 8,81 juta orang.

Untuk vaksinasi dosis kedua mencapai 2.667.299 orang serta dosis ketiga khusus untuk tenaga kesehatan sebanyak 3.547 orang. Orang nomor satu di Pemprov DKI Jakarta ini berterima kasih pada semua pihak yang turut berpartisipasi menggenjot realisasi vaksinasi di Ibu Kota.

Anies menyampaikan rasa terima kasih pada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, serta BNPB yang mendukung dalam kegiatan vaksinasi ini.

Tidak hanya itu, rasa terima kasih untuk diberikan pada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Jakarta, seperti Polda, Kodam, Kejati, serta Pemprov DKI, yang secara kompak bekerja sama serta berkolaborasi menopang vaksinasi.

Mantan Menteri Pendidikan serta Kebudayaan itu juga mengapresiasi pihak swasta yang turut mendukung vaksinasi dengan mengadakan sentra vaksin, mobil vaksin keliling, organisasi sosial yang juga ikut serta, dan tenaga medis, relawan dan petugas publik.

“Karena vaksinasi ini melibatkan warga, saya ingin sampaikan terima kasih pada masyarakat Jakarta yang antusias mengejar vaksinasi, mendatangi, memenuhi sentra-sentra vaksin tiap harinya serta menjalankan ini semua dengan teratur, ucap Anies.

Gubernur DKI juga memaparkan dari 7,5 juta orang yang telah divaksin dosis pertama di Jakarta, sekitar 4,5 juta lebih merupakan penduduk ber-KTP DKI Jakarta.

selebihnya, lanjut ia, sekitar 3 juta merupakan masyarakat dengan KTP non-DKI Jakarta, sekitar 1,3 juta orang di antaranya merupakan masyarakat ber-KTP Jawa Barat dan sekitar 500 ribu masyarakat ber-KTP Banten yang juga divaksin di Jakarta.

“Memang bagian terbesar dari penduduk ber-KTP non-DKI Jakarta yang divaksin di Jakarta merupakan petugas publik yang bertugas di sini. Mereka jumlahnya 1,6 juta orang. Jadi, cukup banyak petugas publik yang bekerja di Jakarta, tetapi mereka memiliki KTP luar Jakarta,” imbuhnya.

Gubernur Anies juga mengingatkan, masih banyak penduduk ber-KTP DKI Jakarta yang belum divaksin. Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi secara lengkap serta menyediakan kemudahan akses untuk vaksin melalui aplikasi JAKI ataupun daftar di fasilitas kesehatan terdekat.

Comment

Leave a reply
Your email address will not be published.