MUFFEST Perlu Lakukan Promosi Strategis dan Konsisten

Wed, Sep 1, 2021 6:54 AM
By Mona - Bersamamedia
News Article

Sebagai upaya menjadikan Indonesia sebagai produsen produk halal terbesar dunia pada 2024, pemerintah  mendorong industri fesyen muslim menjadi yang terdepan. Untuk itu diperlukan upaya  promosi  terpadu secara strategis dan konsisten.

“Kita ingin supaya fesyen muslim menjadi yang terdepan. Untuk menjadi pusat mode muslim dunia, diperlukan promosi terpadu seperti yang dilakukan oleh MUFFEST (Muslim Fashion Festival Indonesia). Jadi, kita harapkan MUFFEST ini menjadi panggung yang strategis dan besar, dan tentu saja secara konsisten,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat menerima National Chairman Indonesia Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma secara daring, dalam keterangan resmi, Selasa (31/8/2021).

Wapres menekankan pemerintah mendukung pelaksanaan kegiatan MUFFEST tersebut.

“Diharapkan melalui pelaksanaan acara tersebut, pembangunan ekonomi dan keuangan syariah dari sektor fesyen akan semakin maju dan memberikan banyak manfaat bagi pengembangan industri yang mengikutinya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu Wapres juga mengingatkan, untuk memudahkan  promosi produk secara global, maka dapat  memanfaatkan platform digital.

“Kita punya perusahaan platform digital, sudah banyak yang melakukan pemasaran global. Channel-nya sudah ada, bagaimana kita memanfaatkan potensi yang sekarang ada,” ungkap Wapres.

Wapres turut menyambut baik gagasan IFC untuk memasukkan fesyen sebagai bagian dari kurikulum pendidikan. Untuk itu, Wapres akan meminta Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), sebagai lembaga pendukung pemerintah yang diketuai Menteri Keuangan dan bergerak di bidang akademisi, untuk menjajakinya.

“Tadi ada usulan untuk melahirkan di tingkat akademisi, [ahli] fesyen. Ini nanti kita komunikasikan dengan IAEI, supaya apa yang selama ini digarap tidak hanya menjadi ahli-ahi di bidang keuangan, tetapi juga di bidang fesyen. Saya setuju sekali,” terang Wapres lagi.

Wapres mengatakan, kolaborasi dengan berbagai pihak pun diperlukan untuk mendukung IFC.

“Saya minta nanti Pak Teten [Masduki] supaya betul-betul membantu. Kalau ada yang diperlukan, teman-teman di Kementerian Perdagangan untuk juga membantu membuka pasar ekspor,” harapnya.

Mengakhiri pertemuan, Wapres mendorong IFC untuk menjadikan fesyen muslim Indonesia sebagai produk ekspor dunia.

“Selamat bekerja, 2024 sudah menjadi terbesar di dunia. Saya kira Pak Ali [Charisma] ini punya tanggung jawab besar dalam hal ini,” pungkasnya.

National Chairman Indonesia Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengharapkan adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah terhadap penyelenggaraan MUFFEST, sebagai sarana untuk memperkenalkan fesyen muslim Indonesia kepada dunia.

“Kami berharap event ini tidak cukup kami jalankan sendiri. Kami berusaha meyakinkan kepada aparat pemerintah, semoga impian kami menjadikan Indonesia salah satu atau satu-satunya pusat mode muslim dunia itu akan tercapai, yang dampaknya kami harapkan bisa menyejahterakan masyarakat Indonesia,” ucap Ali.

Selain itu, lanjutnya, fesyen muslim Indonesia tersebut perlu juga dikembangkan di sektor pendidikan. 

“Kami harapkan juga bisa melebarkan pendidikan Indonesia, dengan mungkin memberikan kurikulum yang khusus modest fashion di akademisi yang mempunyai jurusan fesyen. Kami yakin bahwasanya fondasi itu penting sekali untuk menuju sukses,” ujarnya.

Comment

Leave a reply
Your email address will not be published.