Traveler Perlu Tahu, 15 Tips Naik Gunung untuk Pendaki Pemula

0
65
Cerita traveler berikan tips mendaki gunung untuk pendaki pemula - Instagram.com/ @teguh7street
cerita-traveler-berikan-tips-mendaki-gunung-untuk-pendaki-pemula.jpg

Cerita traveler berikan tips mendaki gunung untuk pendaki pemula – Instagram.com/ @teguh7street

BERSAMAMEDIA.COM –┬áTraveler yang berencana menghabiskan waktu liburan naik gunung, ada sejumlah tips yang bisa diikuti.

Mendaki bukanlah hanya berfokus sampai puncak untuk mendapatkan keseruan bersama teman-teman.

Namun traveler khususnya pendaki pemula juga perlu tahu sejumlah tips untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan hingga tersesat.

Tips naik gunung ini bisa dijadikan panduan untuk pendaki pemula.

Seorang traveler yang beberapa kali melakukan pendakian di sejumlah gunung membagikan tips mudah untuk pendaki pemula.

Melalui pesan WhatsApp kepada TribunTravel, Teguh Nugroho atau akrab disapa Teguh membagikan sejumlah tips mendaki gunung untuk pendaki pemula.

Menurut Teguh, ada sekitar 15 tips yang bisa jadi panduan untuk pendaki pemula sebelum mulai naik gunung.

1. Minta izin keluarga

Poin penting dalam mendaki menurut Teguh adalah mendapatkan izin dari keluarga.

Menurutnya, restu keluarga untuk berangkat traveling termasuk mendaki gunung merupakan hal yang wajib dikantongi.

“Jangan nekat mendaki tanpa ijin keluarga karena kita tidak akan tau alam bebas akan seperti apa memperlakukan kita,” tulis Teguh melalui pesan WhatsApp.

2. Siapkan Fisik dan mental

Setelah mengantongi izin mendaki dari keluarga, traveler yang ingin mendaki gunung wajib hukumnya untuk melatih fisik dan mental.

Persiapan fisik dan mental ini sangat penting supaya tidak ada beban selama pendakian.

“Latihan fisik rutin dengan berolahraga minimal jogging dua minggu sebelum pendakian,” ujar Teguh.

Pelatihan olahraga tersebut dinilai bisa menghindari supaya kaki tidak cedera selama mendaki di medan yang berat.

3. Bawa barang seperlunya

Untuk pendaki pemula, Teguh menyarankan supaya membawa barang seperlunya saja.

“Selain akan menambah beban carrier dan menghambat pendakian, membawa barang berlebih tentu akan menyakitkan punggung,” tuturnya.

Ketika mendaki gunung, traveler harus pandai memilah barang yang akan dibawa dengan bijak.

“Jangan karena ingin mengikuti tren sobat ambyar malah nekat membawa barang kenangan mantan,” lanjutnya.

4. Sediakan jas hujan

Jas hujan merupakan merupakan barang penting yang harus masuk dalam daftar perlengkapan.

“Di gunung sering terjadi hujan dadakan dan juga badai,” kata Teguh pada TribunTravel.

Traveler yang pernah mendaki di Gunung Merbabu ini menyarankan kepada pendaki pemula untuk membawa jas hujan dan menjaga suhu tubuh di pegunungan.

5. Jaket dan sepatu hiking yang nyaman

Bawalah jaket yg nyaman dan hangat untuk menjaga badan agar tetap berada di suhu normal.

Teguh menuturkan, pendaki pemula lebih baik mengenakan sepatu hiking yang nyaman dan tidak licin.

Hal tersebut bermanfaat untuk menjaga agar kaki tidak lecet dan tetap hangat selama mendaki.

6. Persiapkan peralatan P3K

Peralatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) merupakan perlengkapan yang wajib dibawa.

“Penting sekali untuk dibawa saat pendakian,” tuturnya.

Pendaki pemula bisa membawa peralatan P3K yang simpel, seperti plester, minyak angin, hingga obat pribadi.

7. Patuhi instruksi dan larangan petugas gunung

Masing-masing tempat pendakian di gunung memiliki aturan yang berbeda.

Untuk pendaki pemula, menaati instruksi dan larangan dari petugas gunung merupakan suatu kewajiban.

Sebelum mendaki, traveler harus menaati peraturan yang ditetapkan demi menjaga keamanan dan kenyamanan selama pendakian.

8. Jangan mengeluh

Teguh mengatakan jika setiap gunung pasti memiliki mitos yang beredar di masyarakat.

“Tidak boleh mengeluh. Karena mitosnya jika ada yang mengeluh maka mereka (gunung) akan mendengarnya dan membuat pendakian semakin berat,” ungkapnya.

9. Pelajari rute pendakian

Selama mendaki, pendaki pemula juga harus mempelajari rute pendakian untuk mengetahui medan yg akan dilalui.

“Cari informasi medan sebanyak mungkin agar kita tahu apa yang harus dilakukan saat mendaki,” katanya.

Teguh melanjutkan jika tidak mengetahui rute pendakian, paling tidak ada 1 orang dalam kelompok yang benar-benar menguasai medan dan bisa diandalkan untuk jadi pemandu.

10. Jangan malu minta berhenti

Selama mendaki, tentu badan dan kaki akan mudah merasa lelah.

Kebanyakan pendaki cedera dan gagal sampai puncak karena mereka malu berhenti untuk istirahat.

“Pendakian bukan ajang pembuktian siapa yg paling cepat, tubuh kita bukan mesin jadi butuh istirahat untuk melepas lelah. Toh gunung tidak lari kemana. Padahal hal terbaik dari pendakian adalah leyeh-leyeh sambil sebat (merokok),” ucap Teguh melalui fitur voicenote WhatsApp.

11. Jaga ucapan dan jangan berbicara kotor

Teguh mengatakan jika menjaga ucapan adalah adab kesopanan di gunung.

Selama mendaki, usahakan untuk menjaga ucapan dan tidak berbicara kotor apalagi jika lelah atau becanda dengan teman.

“Hindari bicara kotor saat mendaki,” ucapnya.

12. Bawa selalu identitas diri

Identitas diri merupakan barang yang wajib dibawa saat mendaki gunung.

Identitas diri akan digunakan untuk regristasi atau simaksi di basecamp pendakian.

13. Mengatur logistik dan bahan makanan

Selama mendaki, bahan makanan merupakan perlengkapan penting yang tidak boleh tertinggal.

Namun bukan berarti traveler harus membawa makanan dalam jumlah yang banyak.

“Rencanakan bahan makanan se-efisien mungkin. Tidak kurang juga tidak terlalu berlebihan. Bawalah sayur-sayuran agar menambah energi dalam pendakian,” tulisnya dalam pesan WhatsApp.

14. Tidak merusak lingkungan

Selama mendaki, tentu traveler akan ditemani pemandangan alam yang menakjubkan.

Tak hanya itu, pemandangan yang lebih memesona juga akan menyapa ketika tiba di puncak pendakian.

Nah, selama mendaki dan menginap, traveler dilarang merusak lingkungan tersebut.

“Menikmati alam tidak harus merusak lingkungan seperti vandalisme, menebang pohon, membakar hutan, menangkap hewan liar dan meninggalkan sampah non organik,” tutur Teguh.

15. Peralatan kamera

Memiliki feed instagram yang bagus dan keren tentu menjadi dambaan hampir semua orang.

Oleh karena itu peralatan kamera merupakan barang yang tidak boleh terlewatkan untuk dibawa saat mendaki.

“Bawa alat rekam gambar agar bisa mengabadikan momen di gunung, namun tetap berhati-hati saat mengambil gambar,” tulisnya.

Sumber (TribunTravel.com/ Nurul Intaniar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here